Pemerintah Indonesia memprioritaskan penanganan karhutla di enam provinsi. Penetapan enam provinsi itu didasarkan pada tingginya risiko karhutla.

Investor asing mencatat net buy Rp933,5 miliar di pasar saham Indonesia, didorong oleh transaksi jumbo Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp1,47 triliun.

Secara statistik desil bukan label kelas kekayaan melainkan posisi relatif rumah tangga dalam sepuluh kelompok kesejahteraan yang ditentukan lewat 39 variabel.